Rabu, 29 Juli 2020

MENGUTAMAKAN PUASA 'ARAFAH



Pertanyaan:
'Afwân yâ Ustâdz ada yang ingin bertanya, apakah boleh orang yang berpuasa Dâwud pada awal-awal Dzulhijjah ini lalu dia berpuasa 'Arafah lagi yâ Ustâdz?

Jawaban:
Bagi yang berpuasa Dâwud atau yang mengqadhâ puasa Ramadhân pada hari-hari permulaan Dzulhijjah ini hendaklah dia mencukupkan pada tanggal 8 Dzulhijjah lalu pada tanggal 9 Dzulhijjah dia berpuasa 'Arafah, sehingga tidak ketinggalan keutamaan puasa 'Arafah yang disebutkan oleh Nabî Shallallâhu 'Alaihi wa Sallam:

يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ

"Menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang." Riwayat Muslim (no. 2804).
Kita anjurkan demikian karena puasa Dâwud dan mengqadhâ puasa Ramadhân waktunya luas, dapat dilakukan setelah ayyâmut tasyrîq pada bulan Dzulhijjah atau pada bulan-bulan lainnya.

Dijawab oleh:
Al-Ustâdz Muhammad Al-Khidhir Hafizhahullâh wa Ra'âh pada hari Rabu tanggal 8 Dzulhijjah 1440 / 29 Juli 2020 di Maktabah Al-Khidhir Bekasi.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar