Minggu, 05 April 2020

JALAN MERAIH KESELAMATAN


Berkata Allâh Subhânahu wa Ta'âlâ:

بَلٰى مَنْ اَسْلَمَ وَجْهَهٗ لِلّٰهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ فَلَهٗۤ اَجْرُهٗ عِنْدَ رَبِّهٖ ۖ  وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ

"Tentu, barangsiapa memasrahkan wajahnya kepada Allâh dan dia berbuat kebaikan maka baginya pahala di sisi Rabbnya dan tidak ada rasa takut pada mereka dan tidak pula mereka bersedih hati." [Surat Al-Baqarah: 112]. 

Syarat meraih keselamatan ada dua:

Pertama: Ikhlas karena Allâh Subhânahu wa Ta'âlâ, sebagaimana pada perkataan-Nya:

اَسْلَمَ وَجْهَهٗ لِلّٰهِ

"Memasrahkan wajahnya kepada Allâh." [Surat Al-Baqarah: 112]. Yaitu ikhlas karena Allâh Subhânahu wa Ta'âlâ. 

Kedua: Mengikuti sunnah Nabî Shallallâhu 'Alaihi wa Sallam, sebagaimana pada perkataan-Nya:

وَهُوَ مُحْسِنٌ

"Dia berbuat kebaikan." [Surat Al-Baqarah: 112]. Yaitu sesuai sunnah Nabî Shallallâhu 'Alaihi wa Sallam. 

(Faedah dari kajian "Al-'Aqîdah As-Salîmah fil Ushûlis Sittatil 'Azhîmah" bersama Al-Ustâdz Muhammad Al-Khidhir Hafizhahullâh wa Ra'âh pada malam Kamis 23 Shafar 1440 di Kemang Pratama 3 Bekasi).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar