Selasa, 24 Desember 2019

ANJURAN UNTUK SHALAT GERHANA


✉️ Pertanyaan:
Apakah benar tidak ada shalat gerhana ketika terjadi hujan? 

🎙 Jawaban:
Ketika di suatu negeri seperti di Bekasi ini sudah dilihat gerhana maka bagi yang ada di seluruh Bekasi dianjurkan untuk shalat, tidak dipersyaratkan bagi setiap orang harus melihat gerhana, jika di Kemang Pratama ini tidak terlihat gerhana sedangkan di Summarecon atau di Jakarta sana terlihat maka hendaknya kita yang ada di sini ikut pula melakukan shalat gerhana, ini berdasarkan hadîts 'Âisyah Radhiyallâhu 'Anhâ, ketika beliau mengikuti shalat gerhana, tiba-tiba kakak beliau Asmâ' Radhiyallâhu 'Anhumâ datang lalu bertanya kepada beliau sedangkan beliau dalam keadaan shalat:

مَا لِلنَّاسِِ؟

"Ada apa dengan manusia?." Maka beliau menjawab dengan memberi isyarat ke langit, lalu Asmâ' berkata:

سُبْحَانَ اللَّهِ، آيَةٌ؟

"Maha Suci Allâh, apakah ini gerhana?."
Maka beliau menjawab dengan isyarat pula, lalu Asmâ' Radhiyallâhu 'Anhâ ikut shalat bersama beliau. 

Ketika sudah ada kepastian bahwa gerhana sudah terlihat, baik terlihat langsung dengan mata kepala atau terlihat dengan bantuan alat maka hendaknya bersegera dikumandangkan seruan:

الصَّلاَةَ جَامِعَةً

"Marilah shalat secara berjamâ'ah." Riwayat Al-Bukhârî (no. 1066) dan Muslim (no. 1045) dari 'Âisyah Radhiyallâhu 'Anhâ.

Bagi orang-orang yang tidak bisa datang memenuhi seruan tersebut karena ada udzur atau karena hujan maka tidaklah gugur sunnah shalat gerhana bagi mereka, ketika mereka tidak bisa datang ke masjid maka mereka shalat di rumah mereka atau di kantor mereka atau di tempat mereka, sehingga mereka tetap termasuk dari orang-orang yang mengamalkan anjuran Rasûlullâh Shallallâhu 'Alaihi wa Sallam:

فَإِذَا رَأَيْتُمْ ذَلِكَ فَافْزَعُوا إِلَى الصَّلاَةِ

"Jika kalian telah melihat demikian itu maka bersegeralah kalian untuk shalat." Riwayat Al-Bukhârî (no. 1046) dan Muslim (no. 2129) dari 'Âisyah Radhiyallâhu 'Anhâ. 

Anjuran pada hadîts ini sama penerapannya dengan perintah melihat hilâl, ketika di suatu daerah sudah dilihat oleh sebagian manusia maka sebagian manusia yang berada di daerah tersebut ikut bersama mereka. Wallâhu A'lam. 

Dijawab oleh:
Al-Ustâdz Muhammad Al-Khidhir Hafizhahullâh di Kemang Pratama 3 Bekasi pada 14 Jumadal Úlâ 1439. 

⛵ https://telegram.me/majaalisalkhidhir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar